Tips dan Trik Cara Mengoleskan Cairan Emulsi Sablon

toko alat sablon Medan

Jika bisnis percetakan jenis sablon dikelola dengan baik, tentu saja hasilnya akan menjanjikan. Apalagi jika Anda bisa menggunakan berbagai jenis teknik cetak sablon. Termasuk teknik cetak menggunakan cairan emulsi. Teknik ini memang cukup rumit dan pengaplikasiannya memakan waktu yang cukup lama. Sehingga, banyak pemilik bisnis sablon kaos yang menghindari pengaplikasian teknik ini. 

Akan tetapi, jika Anda mengetahui tips dan trik cara mengoleskan cairan emulsi dengan benar, hasil sablon akan awet dan berkualitas. Selain itu, Anda juga harus mengetahui toko yang menjual tinta sablon terlengkap. Maka, berikut langkah-langkah dan tips mengoleskan cairan emulsi sablon:

Langkah-langkah proses sablon

Setelah semua alat dan bahan disiapkan, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Membuat desain gambar yang akan dicetak.
  2. Cetak desain pada lembar transparan.
  3. Campurkan foto emulsi dan sanitizer.
  4. Siapkan screen sablon untuk memulai proses sablon.
  5. Oleskan cairan emulsi ke screen sablon.
  6. Siapkan screen untuk mendapat penerangan.
  7. Paparkan cahaya matahari pada screen sablon.
  8. Bersihkan screen sablon dengan air.
  9. Lakukan pemeriksaan percetakan.
  10. Panaskan tinta.

Cara menggunakan cairan emulsi sablon

Pada langkah proses sablon ke lima, Anda akan sampai pada tahap pengolesan cairan emulsi. Cara mengoleskan cairan emulsi yang benar ialah:

  • Tuangkan cairan ke screen. 
  • Ratakan cairan ke seluruh bagian.
  • Oleskan cairan dengan gerakan menyamping dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah.
  • Lakukan pengolesan di tempat yang kurang terang karena emulsi merupakan cairan yang sensitif terhadap cahaya matahari.

Emulsi Sablon Terbaik Emulsi Sablon Terbaik

Tips dan trik mengoleskan cairan emulsi

Pengolesan emulsi ke media screen harus merata dan sesuai dengan artwork atau gambar yang akan dicetak (block atau raster). Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya lubang-lubang kecil yang tidak terkena emulsi. Selain itu, waktu yang digunakan juga harus pas tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lama. Terkadang penggunaan dengan merek yang berbeda akan membutuhkan waktu secara trial and error untuk mendapatkan afdrukan yang pas.

Untuk menciptakan afdrukan yang tepat dengan emulsi, yang dilakukan yaitu:

  1. Pastikan terlebih dahulu penggunaan jenis emulsi yang tepat untuk jenis tinta yang akan gunakan. 
  2. Pada saat mencampur emulsi, minimal dibutuhkan waktu 2 jam untuk didiamkan terlebih dahulu sebelum dioleskan ke screen. Gunakan hairdryer untuk membantu proses pengeringan ini. Tujuan teknik ini yaitu untuk menghilangkan gelembung udara pada emulsi Gelembung udara ini yang terkadang akan menimbulkan lubang kecil pada screen. 
  3. Apabila screen sudah benar-benar kering, taruh spon gelap di bagian dalam screen dan gambar di bagian luar screen, lalu lakukan penyinaran. Screen dan gambar dihadapkan ke lampu, lalu berikan tekanan pada screen, biarkan 3 sampai 5 menit untuk penyinaran yang baik.
  4. Setelah selesai penyinaran, lepas spon dan gambar lalu rendam di air bersih agar gambar yang sudah disinari menjadi lunak untuk disemprot.
  5. Setelah mendapatkan hasil afdruk yang baik, keringkan screen dan Anda bisa memulai sablon secara manual. 
  6. Setelah mencetak secara manual, Anda memerlukan mesin press untuk memberikan tekanan panas agar proses pengeringan tinta benar-benar maksimal.

Selain tata cara di atas, pada saat Anda melakukan pengolesan emulsi pada screen, disarankan menggunakan coater untuk menghasilkan olesan yang merata pada screen. 

Awalnya mungkin Anda akan mendapat hasil kurang memuaskan. Namun tidak perlu khawatir. Banyaknya praktek dan trial and error terkadang perlu dilakukan agar Anda memahami karakteristik tinta dan setiap proses penyablonan.