Tips Bisnis Bahan Percetakan Murah & Perhitungan Modal Usaha

Bahan Percetakan Murah

Setiap orang ingin memiliki usahanya sendiri. Namun, tidak sedikit yang masih kebingungan untuk menentukan jenis usaha yang ingin dibangun. Jika kuliner dan fashion telah begitu menjamur, mengapa Anda tidak mencoba untuk memulai usaha percetakan? Meski sekilas usaha ini membutuhkan modal dalam jumlah besar, nyatanya tidak demikian karena jika jeli, Anda bisa mendapatkan bahan percetakan murah. Keuntungan yang akan Anda dapatkan terbilang sangat menjanjikan, asalkan Anda tahu rincian modal usaha percetakan atau digital printing yang akan Anda dirikan.

Sama halnya dengan kuliner, usaha di bidang percetakan juga memiliki berbagai bidang utama, seperti percetakan offset dan percetakan yang berfokus pada digital. Memang, semakin tingginya kebutuhan akan pembuatan kartu nama, baliho, spanduk, undangan, hingga banner untuk keperluan promosi, kini bisnis percetakan semakin mudah ditemui.

Tentu saja, ini menghadirkan nilai lebih bagi calon konsumen, karena bisa memilih jasa mana yang lebih berkualitas, pastinya dengan harga yang terbilang terjangkau.

Namun, bagi Anda sebagai pemilik usaha, hal ini menjadi tantangan besar yang perlu Anda taklukkan. Pasalnya, tanpa adanya strategi, bukan tidak mungkin bisnis yang Anda geluti berakhir dengan gulung tikar karena tidak mampu bergelut menghadapi ketatnya persaingan.

Nah, jika Anda tertarik untuk memulai langkah awal dan merintis usaha percetakan, berikut tips mudahnya yang bisa Anda ikuti:

1. Cari Informasi Sebanyak Mungkin, Termasuk dalam Hal Modal

Apa pun bisnis yang akan Anda rintis, jangan pernah lupa bahwa semua itu tetap butuh modal, tak terkecuali bisnis percetakan. Jika Anda adalah seorang yang awam, tidak ada salahnya untuk mencari informasi sebanyak mungkin tentang usaha satu ini. Hal ini sangat membantu untuk Anda menentukan langkah awal, berikut menyiapkan modal yang dibutuhkan.

Setelah mengetahui berapa kisaran modal awal yang dibutuhkan, Anda bisa melanjutkan pencarian menuju ke apa saja yang dibutuhkan, termasuk peralatan yang berhubungan usaha ini.

Tak lupa, apa jenis bisnis percetakan yang ingin Anda geluti, apakah itu berkisar kepada percetakan ofset atau mengarah pada bisnis percetakan digital. Nantinya, besarnya modal yang Anda butuhkan bisa terkalkulasi lebih jelas.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui apa saja keahlian yang dibutuhkan untuk bisa menggeluti usaha ini. Jika Anda bukan orang yang bergerak di bidang percetakan, Anda mungkin bisa mengikuti kursus atau belajar langsung pada teman atau orang lain yang lebih memahami bidang keahlian ini.

Tanpa adanya keahlian, usaha yang Anda bangun tidak akan pernah mengalami kemajuan, kecuali Anda bersedia mengeluarkan uang ekstra untuk langsung membayar orang.

Bahan Percetakan Murah

Bahan Percetakan Murah

3. Paham Bagaimana Proses Percetakan

Tidak banyak orang yang tahu, bahwa alasan mengapa sebuah usaha pada akhirnya tak mampu bersaing dan memilih untuk menutupnya adalah tidak mengetahui dengan pasti apa sebenarnya usaha yang sedang coba dikerjakan.

Seperti halnya usaha percetakan. Perlu dipahami bahwa membuat rincian modal usaha percetakan bukan menjadi jawaban terbaik.

Pemilik usaha juga diharuskan untuk mengetahui bagaimana sebenarnya proses produksi cetak berlangsung. Pasalnya, proses ini tidak bisa Anda hafalkan, dengan diikuti sejauh mana Anda sudah menguasai keahlian untuk mengoperasikan peralatan cetak nantinya.

Memang, ini bukan menjadi yang termudah, tetapi Anda akan menjadi biasa karena sudah terbiasa melakukannya dulu.

4. Buat Rancangan Bisnis

Kunci keberhasilan lain dalam bisnis selain niat yang dibarengi dengan keahlian yang mumpuni adalah adanya rancangan bisnis. Ini sangat penting, karena bisnis yang Anda jalankan akan mengacu pada strategi yang sudah Anda buat sebelumnya.

Jika Anda kesulitan membuatnya karena prosesnya yang cukup sulit, lakukan dengan cara sendiri, seperti misalnya membuat skema, peta atau cabang pohon.

Tulis segala informasi yang Anda miliki, mulai dari jumlah modal, biaya untuk berbelanja kebutuhan awal, biaya transportasi dan operasional, hingga biaya sampingan untuk membeli camilan.

Sertakan pula kisaran keuntungan harian, lama waktu yang dibutuhkan hingga modal kembali sepenuhnya (ROI), juga strategi yang akan Anda jalankan, mulai dari promosi hingga inovasi yang bisa menjadi nilai jual yang lebih baik dari pesaing.

Berikut adalah rincian modal usaha percetakan yang bisa Anda cermati. Rincian biaya ini bisa menjadi gambaran untuk Anda yang akan membuka bisnis percetakan baik ofset maupun digital printing.

  • Mesin cetak (mesin fotokopi) atau mesin printer seharga Rp10 juta. Asumsikan Anda bisa mendapatkan dua atau tiga buah mesin cetak dengan anggaran tersebut.
  • Komputer (PC) dengan prosesor terbaru seharga Rp7 juta. Anda tidak disarankan untuk menggunakan laptop, karena pengoperasiannya yang terbilang lebih rumit jika dibandingkan dengan PC.
  • Mesin pemotong kertas seharga Rp5 juta.
  • Mesin Laminating berikut bahan laminasinya seharga Rp2 juta.
  • Tinta untuk mesin cetak seharga Rp1,5 juta.
  • Kertas beragam jenis (HVS A4 70gr, HVS A4 80 gr, HVS Folio, Ivory, Buffalo, dll.) seharga Rp5 juta. Asumsikan Anda bisa mendapatkan beberapa jenis kertas, atau membeli kertas inti seperti HVS dan kertas foto untuk modal awal.
  • CD yang berisi instalasi program aplikasi Corel Draw, Photoshop, dan perangkat lunak Adobe terbaru seharga Rp500 ribu.
  • CD yang berisi instalasi program desain, kalender, hingga frame foto seharga Rp500 ribu.
  • Etalase untuk meletakkan barang seharga Rp5 juta.
  • Berlangganan aplikasi kasir Moka Rp249.000 per bulan.

Dari rincian modal usaha percetakan di atas, setidaknya Anda membutuhkan modal sebesar Rp 35 juta hingga Rp 40 juta. Asumsikan sisa modal ini akan terpakai untuk biaya operasional, seperti ongkos bensin yang Anda keluarkan untuk membeli segala keperluan.

Angka ini masih terbilang kecil, karena Anda belum memasukkan biaya penyewaan lokasi atau penambahan barang yang dijual. Biasanya, usaha percetakan juga menjual beberapa peralatan tulis-menulis (untuk usaha percetakan offset), kertas kado, dan beberapa barang pendukung lainnya.

Dari sekian banyak jenis usaha percetakan, bisnis paket ID Card adalah salah satu usaha dengan modal minim yang mampu mendatangkan keuntungan besar. Untuk stok peralatan cetak ID card atau sablon, Anda bisa menemukannya membelinya di Eragrafika. Eragrafika menyediakan semua jenis bahan percetakan murah yang bisa Anda beli secara online maupun offline. 

Bagaimana, sudah siap untuk memulai bisnis percetakan? Selamat mencoba dan semoga sukses