Supaya Hasil Cetak Maksimal, Gunakan 5 Jenis Tinta Sablon Digital & Manual Ini

Bisnis percetakan jenis sablon memang menjanjikan. Namun dalam prosesnya Anda tentu perlu memperhatikan kualitas sablon yang dihasilkan. Salah satu faktor yang menentukan hasil dan kualitas sablon ialah penggunaan tinta sablon. Anda perlu mengetahui dengan jelas, bagaimana jenis tinta yang sesuai dengan proses penyablonan yang akan Anda gunakan. 

Pada proses penyablonan terdapat 2 teknik yang sering digunakan, yaitu sablon manual dan sablon DTG (Direct to Garment) atau sablon digital. Dan tinta yang digunakan keduanya juga berbeda. Berikut 5 jenis tinta sablon digital dan manual terbaik:

5 Jenis Tinta Sablon Manual

  • Tinta rubber

Sesuai dengan namanya, tinta ini merupakan jenis tinta yang berbahan dasar karet. Maka, hasil dari penggunaan tinta ini yaitu teksturnya elastis dan terlihat padat. Penggunaan tinta rubber juga memberi keuntungan karena proses pengeringannya singkat. Tinta ini disukai banyak orang karena selain hasilnya bagus, harga dari tinta ini juga tidak terlalu mahal. 

  • Tinta plastisol

Jenis  tinta sablon ini dibuat dengan campuran bahan kimia, minyak, dan plastik. Tinta sablon ini memiliki keuntungan daya tahan tinggi dan bisa menempel secara kuat pada permukaan kain. Keuntungan berikutnya yaitu tinta ini tidak mudah kering, sehingga memberi kemudahan dalam proses penyimpanannya.

  • Tinta glow in the dark 

Hasil sablon yang dihasilkan tinta ini akan menyala di tempat gelap. Tinta ini merupakan perpaduan antara tinta rubber dan fosfor. Selain itu, pemakaian tinta ini juga disertai dengan plastisol sebagai underbase untuk memperoleh hasil yang bagus.

  • Tinta discharge

Tinta sablon berbahan dasar air ini akan dengan mudah menyatu ke serat kain. Kualitas sablon dari tinta ini juga punya daya tahan tinggi. Hasil dari penggunaan tinta discharge ini akan semakin bagus jika diaplikasikan pada kain yang berwarna hitam.

  • Tinta superwhite

Tinta superwhite merupakan jenis tinta warna putih. Penggunaan tinta ini cocok untuk diaplikasikan pada kain yang berwarna gelap. Tinta ini tidak menghasilkan warna putih solid, namun putih yang memudar. Namun, penggunaan tinta ini cukup digemari di kalangan distro karena memiliki kesan vintage.

5 Jenis Tinta Sablon Digital

  • Tinta image mirror

Tinta ini merupakan produk dari Amerika Serikat. Keuntungan utama dari tinta ini ialah kecepatannya, terutama ketika digunakan untuk membuat sablon warna putih. Pada jenis tinta lain, waktu yang dibutuhkan sekitar 120-180 detik. Namun, pada penggunaan tinta ini hanya dibutuhkan waktu sekitar 35 detik.

  • Tinta Artistri Duppont

Jenis tinta ini berbahan air, maka mudah meresap serta menempel secara kuat pada kain. Tinta ini memiliki warna putih solid dan tebal. Maka, tinta ini kerap dipilih untuk menyablon warna gelap.

  • Tinta Tekstil Germany

Tipe tinta ini mampu menampilkan warna yang cerah namun tidak lengket saat diraba. Penggunaannya pun cukup fleksibel. Tidak hanya dapat digunakan pada kain katun, namun juga kain kanvas.

  • Tinta Neo-Pigment Kornit

Tinta ini berbahan dasar air, sehingga tidak menimbulkan efek buruk bagi lingkungan. Selain itu, tinta ini juga aman digunakan untuk pakaian bayi dan tidak berbahaya bagi kulit.

  • Tinta Jepang 

Tinta ini berasal dari Jepang. Tinta tekstil ini bisa Anda dapatkan dengan harga murah namun kualitasnya cukup bagus. Hanya saja, kekurangan dari tinta ini ialah rentan mengalami pengendapan.

Itulah 5 jenis tinta yang dapat Anda jadikan referensi ketika akan menyablon. Baik sablon manual maupun digital. Untuk mendapatkan tinta-tinta tersebut, Anda dapat mendatangi toko alat sablon Medan terpercaya