5 Jenis Percetakan yang Populer di Indonesia

Percetakan Sablon Termur

Pastinya Anda sudah tidak asing dengan kata percetakan. Menurut KBBI, percetakan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan cetak-mencetak. Di Indonesia sendiri, bisnis percetakan merupakan salah satu bentuk usaha yang tidak ada matinya. Jika dulu mungkin hanya dikenal percetakan offset dan sablon, kini jenis-jenis percetakan juga semakin berkembang, berikut ini lima jenis percetakan yang sebaiknya Anda pahami sebelum terjun langsung dalam bisnis percetakan. Dengan mengenal jenis percetakan berikut, Anda bisa mendapatkan percetakan sablon termurah untuk bisnis. 

  • Digital Printing

Percetakan digital printing adalah jenis percetakan yang paling mudah ditemukan dimana-mana. Hasil percetakan ini bisa berupa umbul-umbul, spanduk, stiker merk mobil dan motor, mug, hingga kartu nama serta brosur. Kelebihan dari percetakan digital printing adalah Produksi yang lebih cepat dan akurat serta lebih fleksibel dalam masalah order (tidak harus memesan dalam jumlah minimal, semisal pesan 1 kaos untuk satu desain pun bisa).

Digital Printing

  • Offset Printing

Hampir mirip dengan digital printing, namun mesin yang digunakan berbeda. Mesin yang digunakan pada percetakan offset lebih menekankan pada bidang yang berbahan dasar kertas, misalnya amplop, brosur, kop surat, majalah, buku, karton untuk paper bag dan kardus kue, dan produk berbahan dasar kertas lainnya. Percetakan jenis ini sangat cocok untuk mengerjakan printing dalam partai besar seperti 5000 pcs dan lebih dari itu.

  • Rotogravure

Mungkin istilah percetakan rotogravure cukup asing bagi Anda. Jenis percetakan ini menggunakan mesin untuk mencetak dari bahan dasar plastik. Ada dua teknik untuk mencetak dengan cara Rotogravure, yang pertama yaitu mencetak bahan plastik dengan posisi tinta di tengah disebabkan dua sisi plastik yang melapisi tinta. Sedangkan teknik yang kedua penggunaan dua macam bahan plastik sebagai media cetak untuk direkatkan dan menjadi satu.

  • Sablon

Salah satu jenis percetakan manual yang masih eksis hingga sekarang adalah sablon. Sablon merupakan teknik percetakan dengan cara manual yang dikerjakan di atas screen yang diberi tinta lalu media yang dicetak memiliki berbagai bahan yang berbeda seperti kertas, kain, hingga plastik. Karena percetakan sablon ini menggunakan kain, maka sangat berbeda dengan mencetak dengan bahan plastik. Mulai dari media screen hingga perlengkapan seperti tinta, semuanya serba berbeda dengan percetakan bahan dasar plastik. Beberapa tahun terakhir ini teknik mencetak dengan jenis sablon mulai dikembangkan dengan menggunakan mesin. Percetakan sablon mampu mengerjakan mulai dari satuan hingga dalam jumlah yang tergolong besar mulai dari ribuan hingga puluhan ribu.

  • Flexo

Jenis percetakan yang satu ini menggunakan bahan dengan bentuk roll untuk mencetak. Cukup berbeda dari percetakan yang lainnya seperti digital printing, offset, dan sablon, percetakan ini lebih banyak menggunakan bahan dengan bentuk lembaran atau roll yang terpisah. Umumnya, jenis percetakan flexo digunakan untuk mencetak produk seperti kardus, koran, kemasan corrugated (single hingga double wall), hingga mencetak stiker. Kelebihan dari percetakan ini adalah tintanya yang jauh lebih murah ketimbang tinta yang digunakan pada teknik percetakan offset. 

Nah, setelah membaca ulasan di atas, tertarik untuk membuka usaha percetakan sendiri? Jika Anda ingin membuka usaha percetakan sendiri, Anda bisa membeli berbagai alat dan kebutuhan percetakan dengan harga yang terjangkau dan kualitas terjamin di Era Grafika. Era Grafika juga menjual berbagai alat dan bahan percetakan sablon termurah se-Indonesia. Anda bisa berbelanja langsung ke toko atau secara online di website eragrafika.com. Cukup satu klik, barang Anda sudah sampai di rumah.